Hijau, Gerakan Peduli Lingkungan

3 Oktober 2008

Hijau Pindah Domain ke www.hijau.or.id

Filed under: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 5:10 pm

Official web site hijau pindah ke alamat : www.hijau.or.id

untuk alamat http://www.yayasanhijau.wordpress lama masih bisa tetap diakses.

Terima kasih

admin

14 Agustus 2008

Permainan nDeso

Filed under: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 6:51 pm

Permainan tradisional adalah simulasi kehidupan sehari-hari. Aspek-aspek yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari muncul dalam permainan tradisional. Permainan tradisional sebagai bahan belajar langsung dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Kalah menang, kuat lemah, dan faktor fisik kekuatan otot tidak penting dalam permainan. Yang paling penting adalah bagaimana berproses dalam permainan tersebut.

Ada berbagai jenis permainan. Permainan tradisional, permainan bertujuan, dan permainan icebreaker/energizer. Permainan tradisional adalah permainan yang bisa digali dari permainan yang telah ada dan pernah ada di lingkungan sekitar kita. Permainan bertujuan adalah permainan yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Permainan ini sesuai dengan tema dan aspek lain seperti umur dan wilayah. Permaian bertujuan adalah simulasi dari kehidupan sehari-hari. Setelah dilaksanakan permainan bertujuan akan dilakukan diskusi atau sharing makna dan intisari dari permainan.
Permainan icebreaking adalah permainan antara untuk memecah kebekuan. Kebekuan karena belum kenal dan akrab atau juga bisa menjadi permainan energizer jika menjadi permainan penyemangat lagi ditengah-tengah acara. (more…)

23 Juni 2008

Sekolah Bersih Hijau dan Sehat

Filed under: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 12:36 pm

Indonesia adalah negara dengan tingkat kehilangan hutan cukup tinggi, diperkirakan mencapai 1,871 hectare per tahun (2004-2005). Kawasan tangkapan air yang ada di Indonesia dipengaruhi dengan tingkat kehilangan hutan. Tingkat kehilangan air secara nasional adalah 32,18%. Ketersediaan air di Indonesia melingkupi 6% dari total stok air di dunia, sementara total stok air yang disumbangkan dari wilayah Asia Pasifik adalah 21% (KLH, 2003). Sementara isu langkanya air semakin meningkat di negeri ini. Menurut data Departemen Kehutanan, 39 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia dalam keadaan kritis, dimana 42% berada di Jawa dan 25% di Sumatra. Lebih dari 70% penduduk Indonesia menggunakan air yang diambil dari sumber yang kemungkinan besar sudah tercemar. (more…)

29 Mei 2008

Karena ada banyak hal yang dapat kita hemat

Filed under: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 4:21 pm

Degradasi lingkungan hidup semakin meningkat tahun demi tahun, khususnya permasalahan sampah yang semakin butuh untuk segera ditingkatkan penanganannya. Dengan volume sampah yang terus bertambah dalam deret ukur, sementara masih terbentur dengan penanganannya yang masih belum memadai untuk dapat menjangkau semuanya. Partisipasi dari pihak masyarakat juga dituntut untuk lebih terlibat dalam prakteknya maupun inovasinya, salah satunya dengan mempopulerkan kegiatan recycle atau daur ulang dalam rangka pendidikan lingkungan.

Program pendidikan lingkungan hidup berupaya memberikan kepada sumber daya manusia dengan kemampuan (skills) untuk inovatif dan keberlanjutan dalam hal penggunaan sumber daya alamnya. Pengembangan dan peningkatan “leader-leader baru” sebagai kunci dari unsur kesuksesan dan keberlanjutan program. Metode kualitatif untuk mengetahui tingkat kebutuhan melalui pembicaraan informal dan grup diskusi memberikan informasi yang berharga untuk perbaikan dan perencanaan kegiatan kedepan. Melalui kegiatan ini merupakan sebagai pintu masuk dari program panjang tersebut.

Dengan mendaur ulang kertas sebanyak satu ton saja, kita dapat mengemat 17 batang pohon, 14.000 liter minyak bumi, 3 meter kubik lahan pembuangan, dan 26.000 liter air.

Dan kita memang harus:

Menghemat pohon, karena dengan bantuan 1 batang pohon saja, kita sudah terlindung dari 27 kilogram polutan yang mencemari udara setiap tahunnya

Menghemat bahan bakar, karena itu sama artinya dengan mengurangi pelepasan karbondioksida ke udara yang dapat menyebabkan efek rumah kaca

Menghemat lahan pembuangan, karena tempat pembuangan akhir (TPA) juga masih menyisakan permasalahan-permasalahan tentang lahan dan pengolahan sampah.

Menghemat air, karena hanya tersedia sekitar 1-3% saja dari seluruh persediaan air di bumi ini, yang siap digunakan (sementara yang lainnya masih berupa air laut dan bongkahan es)

24 Maret 2008

Untuk….mu AIR

Filed under: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 5:58 am

Tanggal 22 April merupakan Hari Air, lalu apakah yang bisa kita perbuat ?………………….

Air merupakan kebutuhan pokok kita. Air sedikit dan banyak adalah bencana. Lalu bisakah kita bersahabat dengan bencana tersebut. Banyak di daerah di Indonesia yang tiap tahun berhadapan dengan air, air sedikit dan air yang banyak.

Dalam kehidupan kita, bahkan di tubuh kita terdiri dari air. Sejak bangun tidur sampai dengan menjelang tidur lagi, kita tidak terpisahkan dari air. Air adalah sumber kehidupan.

Lalu apakah kita telah berusaha membalas jasa AIR ?…………………………………………………..

Banyak yang bisa kita lakukan dan perbuat, mulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur lagi. Dari hal-hal kecil, sekitar kita, diri kita sendiri dan mulai sekarang juga.

Perilaku konservasi dalam kehidupan sehari-hari sudah harus kita tanaman sejak dini. Ada beberapa petunjuk praktis yang dapat dilakukan setiap orang untuk menuju perilaku konservasi tersebut.

Instalasi dan sarana

1. Pastikan bahwa instalasi pipa air di sekitar rumah tidak ada yang bocor sekalipun hanya menetes. Segera perbaiki keran dan pipa jika terjadi kebocoran. Lakukan pemeriksaan secara rutin. Ingat, setitik air yang terbuang tiap detiknya menyebabkan berkurangnya air sebanyak 2.400 galon (9.000 liter) per tahunnya.
2. Pasang keran pancur, toilet, dan keran aerasi dengan aliran rendah. Aerasi dapat mengurangi jumlah penggunaan air hingga 60 persen.
3. Simpan air minum di dalam kulkas daripada membiarkan keran mengalir selama menunggu air menjadi dingin
4. Pastikan pada setiap lubang buka tutup pemakaian terpasang keran. Lubang pemakain jangan sembarang memakai penutup yang mudah lepas dan mudah bocor.
5. Pada bak penampung sebaiknya dipasang penutup otomatis (pelampung) dengan kualitas baik. Jangan biasakan mengisi bak penampung dari instalasi utama hanya mengandalkan kran dan ditutup secara manual saat air sudah melimpah. Sebab jika lupa menutup air akan melimpah terbuang percuma.

Pemakaian air

1. Gunakanlah air sesuai keperluan dengan senantiasa hemat.
2. Mesin cuci pakaian atau piring hanya dipakai saat kapasitas cucian sudah memenuhi standar kapasitas pemakaian. Jika hanya sedikit sebaiknya dilakukan secara manual. Menggunakan mesin membutuhkan air banyak sekalipun cucian sedikit.
3. Mencuci atau membersihkan pakaian jangan langsung dari keran. Lakukanlah dalam ember yang telah berisi air.
4. Jangan membiasakan meninggalkan tempat saat membuka keran, seperti saat mengisi mesin cuci atau ember. Jika ini dilakukan biasanya terkena penyakit lupa sehingga air tumpah dengan sendirinya.
5. Biasakan menutup keran sementara tangan membilas atau melakukan aktivitas lain tidak di bawah keran, seperti saat mencuci piring atau menggosok gigi.
6. Saat mencuci sesuatu langsung dari keran, terutama kegiatan di dapur seperti mencuci piring, keran sebaiknya tidak dibuka penuh atau hanya setengahnya.
7. Batasi mandi dengan shower (pancuran). Mandi dengan shower bisa menghabiskan air antara 30 sampai 50 liter. Mandi dengan menggunakan gayung jauh lebih hemat.
8. Kurangi mencuci kendaraan dengan menyemprotkan air langsung dari keran. Cucilah kendaraan anda dengan menggunakan tempat air (ember) atau tutuplah keran atau ujung selang selama membasuh mobil dengan sabun.

Selalu peduli

Selain di rumah, perilaku konservasi air dapat dilakukan di mana dan kapan saja. Di tempat umum seperti di terminal, di kantor, atau masjid, kita sering menjumpai keran terbuka dan air mengalir tanpa ada yang memakainya. Jika kita jumpai hal-hal semacam itu, bertindaklah, nyalakan nyali kepedulian Anda dengan segera menutup keran tanpa harus berpikir bekas siapa dan untuk apa air mengalir percuma.

Sikap peduli juga dapat dilakukan pada pemanfaatan air bekas. Air bekas atau yang tidak terpakai sering kali berguna untuk keperluan lain. Bekas air minum masih bisa bermanfaat untuk menyiram tanaman. Saat membangun rumah, untuk membasahi campuran semen dan pasir (mengaduk) bisa menggunakan air bekas mencuci atau dari air dapur. Caranya, sediakan tempat atau ember pada ujung saluran pembuangan sehingga air terkumpul di situ untuk memudahkan pegawai bangunan memanfaatkannya.

Masih merupakan bagian dari upaya konservasi air adalah kegiatan menanam pohon. Jadilah orang berjasa dalam hidup ini dengan menanam pohon sekalipun hanya sepohon dalam seumur hidup. Pohon berfungsi menyerapkan air ke tanah, mengikat butir-butir tanah, mengikatkan air ke pori-pori tanah. dan menghasilkan oksigen hingga 1,2 kg per hari. Apalagi pohon di tempat permukiman sangat multifungsi. Menghadirkan kesejekan dan keindahan.

Older Posts »

The Shocking Blue Green Theme. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.