Hijau, Gerakan Peduli Lingkungan

15 Januari 2008

BUDAYA KITA, SAMPAH, DAN DAUR ULANG

Diarsipkan di bawah: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 11:29 am

Abstraksi

Jogjakarta mendapat julukan sebagai kota budaya. Sebagai kota budaya, Jogjakarta menyimpan banyak sekali budaya khas Jawa Mataram serta menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional. Falsafah Jawa yang ada pun menyiratkan nilai budaya yang adiluhung sehingga masyarakatnya sangat ramah dan bersikap sederhana, menghormati orang lain, dan juga menjaga serta memperhatikan lingkungan sekitarnya.

Namun pada beberapa tahun terakhir ini, banyak sekali permasalahan yang muncul. Disamping masalah ekonomi, dimana terjadi pergeseran pola hidup yang cenderung mengikuti pola konsumerisme, salah satunya adalah berbelanja berbagai jenis barang yang berpotensi menghasilkan sampah. Selain itu, semakin bertambahnya penduduk yang tinggal di kota Jogjakarta, permasalahan lingkungan hidup juga menjadi semakin nyata. Kendaraan bermotor semakin bertambah banyak dan memadati jalan, sedangkan pohon-pohon yang berfungsi sebagai penyerap gas yang dihasilkan kendaraan bermotor semakin berkurang dan kadang dengan sengaja dikurangi. Alhasil kualitas udara di kota Jogjakarta menjadi sangat terpolusi dan mengancam kesehatan masyarakat Jogjakarta. Keluhan yang seringkali terlontar dan ini memang dirasakan langsung oleh sebagian besar orang, yaitu kota Jogjakarta menjadi semakin panas.

Dari beberapa hal pendek tersebut diatas, apakah nilai-nilai tradisional yang ada mulai tergeser oleh arus globalisasi yang memang berjalan cepat dan kuat, tidak kuasa untuk menghindarkan, dalam hal ini dengan konsekuensi yang dihasilkan dari sisa-sisa fungsi dari konsumsi dan aktifitas-aktifitas keseharian lainnya.

Siapakah Sampah ?

(lagi…)

6 Desember 2007

CGH SCHOOL (sekolah apa lagi ini……….)

Diarsipkan di bawah: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 10:39 am

 

(foto kegiatan CGH School SD Gondolayu Jogjakarta – Merti mBelik)

Indonesia adalah negara dengan tingkat kehilangan hutan cukup tinggi, diperkirakan mencapai 1,871 hectare per tahun (2004-2005). Kawasan tangkapan air yang ada di Indonesia dipengaruhi dengan tingkat kehilangan hutan. Tingkat kehilangan air secara nasional adalah 32,18%. Ketersediaan air di Indonesia melingkupi 6% dari total stok air di dunia, sementara total stok air yang disumbangkan dari wilayah Asia Pasifik adalah 21% (KLH, 2003). Sementara isu langkanya air semakin meningkat di negeri ini. Menurut data Departemen Kehutanan, 39 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia dalam keadaan kritis, dimana 42% berada di Jawa dan 25% di Sumatra. Lebih dari 70% penduduk Indonesia menggunakan air yang diambil dari sumber yang kemungkinan besar sudah tercemar.

(lagi…)

7 November 2007

ADIWIYATA

Diarsipkan di bawah: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 5:01 am

SD Negeri UNGARAN I Kotabaru terpilih menjadi salah satu nominasi SEKOLAH ADIWIYATA. Bukan tanpa perjuangan tentunya karena sejak tahun 1993 SD Ungaran I telah berusaha melaksanakan PLH di sekolah. Tidak hanya dari bangunan fisik sekolah namun juga sampai pada kebijakan sekolah, kurikulum, materi dan metode sampai pada visi dan misi masing-masing warga di SD Ungaran I. Sekolah merasa sangat perlu PLH untuk juga sebagai penanaman budi pekerti dan kesadaran akan keberlanjutan pemanfaatan secara arif lingkungan hidup dimulai dari lingkungan sekitar sehari-hari.

Pada tanggal 19 Februari 2004 Kementrian Lingkungan Hidup bersama-sama dengan Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Agama, dan Departemen Dalam Negeri telah menetapkan kebijakan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Kebijakan tersebut intinya merupakan kebijakan dasar sebagai arahan bagi semua stakeholders dalam pelaksanaan dan pengembangan PLH di Indonesia. PLH diyakini merupakan salah satu alternatif solusi yang efektif dan efisien dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pelestarian fungsi lingkungan hidup. PLH selama ini, masih belum memberikan pengaruh positif terhadap perubahan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam melakukan tindakan yang menguntungkan atau berpihak bagi lingkungan hidup dan masyarakat.

(lagi…)

“ Bermain adalah belajar yang menyenangkan“

Diarsipkan di bawah: Artikel & berita — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 5:01 am

 

main.jpg

“Aku tidak akan berburu burung lagi, biarkan burung terbang bebas di alam”, begitu salah satu kalimat dari Sumantri siswa SD Bangunrejo I Kricak. Puisi tersebut hasil karya setelah bermain pengamatan burung di lereng Merapi dekat rumahnya mBah Maridjan. Banyak lagi kegiatan bermain yang sering dilakukan oleh anak-anak baik dari SD maupun TK yang dipandu oleh teman-teman dari Hijau-GPL. Bermain adalah belajar itulah yang dipakai oleh teman-teman Hijau – GPL sehingga kita bisa bergembira menikmati alam sekitar. Nah, setelah bermain dan menikmati alam, selanjutnya kita bermain dengan diri kita mencoba membuat karya baik puisi, gambar, drama, ataupun menempel bahan-bahan yang ada disekitar kita. Salah satu hasil karya seperti puisi karya Sumantri diatas. (lagi…)

20 Agustus 2007

Escherichia Coli di gelas anak kita…

Diarsipkan di bawah: Artikel & berita, narasumber — Tag:, , , — yayasan hijau gerakan peduli lingkungan @ 6:37 pm

oleh: Dokter Nurcholid Umam K 

Tahukah Anda, bahwa setiap hari secara tidak sadar, anak-anak kita menelan ribuan bakteri lewat makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Sebuah penelitian yang dilakukan di Yogyakarta telah memeriksa sampel yang diambil dari air es teh yang biasa kita konsumsi di warung-warung dan hasilnya seluruh sampel tersebut mengandung bakteri Escherichia Coli yang dapat mengakibatkan diare. Penelitian lain memeriksa sampel dari berbagai macam jajanan di sekolah-sekolah dasar di Yogyakarta dan menemukan sebagian besar terkontaminasi bakteri Salmonela Typhi, penyebab penyakit demam typhoid atau orang awam menyebutnya tipes. Mencengangkan memang. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, yang jumlah penduduknya sangat besar dan kesejahteraannya masih rendah, pola hidup bersih dan sehat masih jauh panggang dari api. (lagi…)

« Tulisan Lebih BaruTulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.